Dessert: Diego Costa, Sebuah Fragmen Teror

Baiknya kita sepakati dahulu bahwa supaya tatanan dunia tetap berjalan baik, dan struktur sosial bisa terjaga keberlangsungannya, narasi tentang baik dan buruk mutlak perlu. Hitam dan putih perlu dimunculkan dan dilihat kehadirannya sebagai sebuah kebutuhan. Sebagai sebuah pola acak yang entah bagaimana caranya, ia dibutuhkan supaya kita mudah mengenali seseorang atau sesuatu. Dan Diego Costa, harus dengan sukarela dan ikhlas ditempatkan sebagai sosok yang jahat. Sang antagonis sejati.

Lanjutkan membaca Dessert: Diego Costa, Sebuah Fragmen Teror

#MenolakLupa: Tetap Sengit, Meski Skuat Pahit

Silakan berdebat apa saja tentang pria Perancis yang tinggi tegap namun berwajah mirip Rowan Atkinson dan bahasa Inggrisnya bernada pria India yang lama tinggal di Inggris. Tapi agaknya, saya harus secara aklamasi menganggap Arsene Wenger sebagai salah satu alasan terpenting kenapa Arsenal masih stabil dan tidak limbung hingga saat ini.

Lanjutkan membaca #MenolakLupa: Tetap Sengit, Meski Skuat Pahit

Mohamed Elneny dan Variasi Taktik Arsenal

Salah satu pertanyaan yang lumayan sering mampir di timeline Arsenal’s Kitchen adalah jika Mohamed Elneny tampil bagus, lalu bagaimana nasib Francis Coquelin? Atau siapa yang bakal dikorbankan apabila keduanya bermain bersama? Tulisan sederhan ini akan mencoba menjawabnya.

Lanjutkan membaca Mohamed Elneny dan Variasi Taktik Arsenal

Special Dish: Arsenal’s Half-Season Note

Ending year 2015, Arsenal shared the top of the table with Leicester City. Both of the teams have collected equal points; i.e. 39. On the third position, Manchester City has tailed with 3 point lesser. In this second half of the season, it is predicted that the match will be fierce. This is it! It’s Arsenal’s half-season note in which Arsenal fought for finding their consistency between the injury problems and highly expectations.

Lanjutkan membaca Special Dish: Arsenal’s Half-Season Note