Didi Kempot dan Terlatih Ambyar Hati Bersama Arsenal

Selasa lingsir wengi. Tiba-tiba badan saya terasa lemas. Saya kesulitan menemukan sebuah kata untuk menjelaskan perasaan malam itu. Muram, jenuh. Mungkin dua kata itu yang bisa mewakili perasaan saya. Sebuah perasaan berat, yang di pagi harinya, disambut kabar duka: Didi Kempot meninggal.

Continue reading Didi Kempot dan Terlatih Ambyar Hati Bersama Arsenal