arsenal liga inggris berita transfer thomas partey Santi Cazorla dan Lucas Perez

Arsenal yang Gelisah: Apakah Berita Transfer Masih Relevan?

Dear fans Arsenal, berita transfer itu seperti “menenggak alkohol”. Sedikit saja akan menenangkan, terlalu banyak akan memabukkan dan bikin kamu terlihat bodoh.

Jumat (1/5) saya dibuat tertegun oleh twit Tim Stillman. Mengutip pernyataan yang pernah ditulis Jonathan Liew, jurnalis Guardian, Tim berkata kalau transfer pemain itu seperti kisah fiksi untuk semua fans sepak bola. Perkara akurasi urusan belakang. Terutama bagi para fans yang mendevosikan dirinya untuk mencintai sebuah klub.

Mempertimbangkan situasi yang sedang terjadi. Saya setuju dengan pendapat Tim Stillman. Berita transfer itu kejam sekali. Dia tidak “mempertimbangkan” waktu dan situasi. Dia diterima begitu saja dan menjadi semacam ekstasi bagi banyak fans. Apalagi di tengah keputusasaan yang tengah dirasakan dunia, bersenang-senang dengan “transfer impian” memang menyenangkan sekali sampai membutakan akal sehat.

Fans Arsenal tak terkecuali, yang kini tengah sibuk berdebat, “kapan” Thomas Partey akan resmi hijrah ke Inggris. Diskusi yang terjadi sudah sampai pada titik “kapan”, bukan lagi “apakah”. Sebuah fenomena yang menggambarkan betapa berita transfer itu memang candu. Yang namanya candu, ketika dikonsumsi secara serampangan, akan menjadi racun bagi tubuh.

Fans Arsenal gelisah. Gelisah, hingga terkadang tidak masuk akal. Tidak masuk akal, ketika seharusnya bisa menyaring dan memikirkan semua berita dari banyak sisi. Banyak followers @arsenalskitchen yang ingin mendengar pendapat saya tentang potensi transfer Thomas Partey. Dan hingga tulisan ini selesai ditulis, saya tidak masih menahan diri untuk berkomentar. Ada yang “mengganjal” dari semua berita transfer Arsenal dan pendapat Tim Stillman berhasil menjadikan kegelisahan saya menjadi sebuah ide.

Ada beberapa hal tidak relevan dari berita transfer yang muncul akhir-akhir ini. Tidak hanya yang menjadikan Arsenal sebagai kata kunci. Saya rasa, berita transfer terasa tidak relevan untuk semua klub. Kamu bisa menemukan petunjuknya dari obrolan Tim Stillman di kolom reply twit.

Ada seorang fans Arsenal yang menegaskan kepada Tim kalau Partey adalah pemain bagus. Tim tidak membantah. Partey memang bagus. Namun, Tim memberi sebuah penegasan yang bisa menjadi clue untuk memandang semua berita transfer. Tim bilang, “Memang benar Partey pemain bagus, tetapi ketika klub kehilangan banyak uang dalam waktu yang cepat, saya pikir, transfer 50 juta paun itu sudah tidak masuk akal.”

Kenapa klub kehilangan banyak uang? Kamu tentu tahu jawabannya.

Ketika ada fans Arsenal yang mencoba memberi “solusi”, yaitu dengan menjual beberapa pemain untuk kompensasi transfer Partey, Tim datang dengan sebuah logika solid. “Kepada siapa kita menjual beberapa pemain itu? Saat ini, hanya klub-klub yang didukung oleh oligarki dan Manchester United yang kemungkinan bisa mengeluarkan sejumlah uang dalam jumlah besar untuk membeli pemain.”

Siapakah klub yang didukung oligarki? Kamu tentu tahu jawabannya.

Jika Tim Stillman mengungkapkan bahwa Manchester United adalah klub yang masih bisa membeli pemain dengan harga tinggi, Fabio Capello menegaskan hanya Real Madrid yang bisa bertahan di tengah krisis ini. Jika ditarik benang merahnya, salah satu aspek yang membuat United dan Madrid menjadi tangguh di sisi keuangan adalah sisi revenue dari berbagai sumber. Silakan diperiksa sendiri kesehatan keuangan mereka kalau kamu ragu, bahkan ketika keuangan Madrid dikabarkan minus.

Hal lain yang membuat berita transfer menjadi candu berbahaya adalah berita itu tidak meng-cover banyak sisi. Namanya saja straight news, dia tidak memberi banyak ruang untuk analisis.

Analisis apa yang dimaksud? Adalah banyak hal di dalam klub yang penjelasannya tercecer di banyak tempat. Saya pernah menuliskannya untuk Fandom, Football Tribe, hingga Mojok. Kamu bisa mencarinya sendiri. Saya kasih beberapa petunjuk untuk memudahkanmu: jual-beli, gaji pemain, durasi kontrak, niat penjual, release clause, dan preferensi pemain.

Sudah cukup jelas, fans Arsenal?

Saat ini, berita transfer sama tidak relevannya seperti sepak bola itu sendiri. Ya maaf saja untuk fans Arsenal. Transfer Partey terlalu tidak relevan untuk didalami. Memang sangat menarik, tetapi jangan terlalu banyak “menenggak alkohol”. Sedikit bisa menenangkan, terlalu banyak akan memabukkan dan bikin dirimu terlihat bodoh.

Yang harus menjadi pusat narasi dunia saat ini adalah bertahan hidup. Titik. Penyelenggaraan segala festival, termasuk sepak bola, sudah sangat tidak relevan. Apa susahnya ikhlas? Tidak menghargai perjuangan? Ya sudahlah, para dokter dan perawat yang mati karena pandemi tidak masuk dalam “logika” kalian? Ya sudahlah.

Terakhir, bagi fans Arsenal, tolong dicatat, saya tidak ingin mengecilkan keberadaan berita transfer. Tapi tolong, pertahankan kontrol diri dan rendahkan ekspektasi. Ingat, yang terpenting adalah esok hari bisa makan. Sekian.

BACA JUGA Membangun Semesta Mesut Ozil atau tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *